Bantuan 7,2 Ton Menembus Pesisir Terisolasi di Manggarai Barat



Lebih dari seminggu setelah gempa kuat magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026, dampaknya masih terasa di sejumlah desa pesisir. Di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, akses darat yang terbatas membuat penyaluran bantuan membutuhkan jalur alternatif. Pada Minggu, 23 Agustus 2026, Lanal Labuan Bajo bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Labuan Bajo mendistribusikan 7,2 ton logistik melalui jalur laut untuk menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan.

 

Tim yang dipimpin Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, didampingi Branch Manager BSI KCP Labuan Bajo Nur Ramadhani, bertolak dari Dermaga Belakang Hotel Meruorah menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB). Perahu tersebut dipilih karena mampu menembus wilayah pesisir yang terisolasi dan membutuhkan respons cepat. Tiga desa utama menjadi sasaran: Desa Saraenaru, Desa Nggilat, dan Desa Nangakantor.

 

Sesampainya di lokasi, tim meninjau langsung kondisi pemukiman yang mengalami kerusakan berat. Bersama warga setempat, mereka bahu-membahu menurunkan dan membagikan bantuan. Rincian logistik yang disalurkan meliputi 200 karung beras kemasan 5 kg, 200 dus air mineral 1.500 ml, 400 liter minyak goreng, 200 dus mie instan, 200 paket biskuit, 35 lembar terpal ukuran 5x6 meter, 100 bungkus bubur bayi, 100 kaleng susu formula, serta 100 paket popok bayi.

 

Pengerahan unsur perahu ini menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kemanusiaan benar-benar sampai ke kawasan yang sulit dijangkau. Sinergi dengan BSI diharapkan mempercepat pemulihan kondisi sosial-ekonomi masyarakat terdampak. Di tengah rangkaian gempa susulan yang masih terjadi di wilayah Flores hingga akhir Agustus, kehadiran bantuan langsung di tingkat desa menjadi penting untuk menjaga daya tahan warga.

 

Langkah ini mencerminkan respons terpadu dalam penanganan darurat bencana, khususnya di wilayah pesisir dan pulau-pulau terisolir. Dengan penyaluran yang tepat sasaran, diharapkan masyarakat di Macang Pacar dapat segera memperoleh kebutuhan dasar sambil terus beradaptasi dengan situasi pascabencana.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama