Klarifikasi Kodim Terkait Penjual Es Gabus di Kemayoran: Selesai Secara Kekeluargaan


Belakangan ini, media sosial sempat diramaikan oleh sebuah kejadian yang melibatkan petugas TNI-Polri dengan seorang penjual es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Menanggapi hal tersebut, Kodim 0501/Jakarta Pusat bergerak cepat untuk memberikan klarifikasi sekaligus meluruskan duduk perkaranya.

 

Peristiwa yang sempat menyita perhatian publik tersebut rupanya berakar dari kesalahpahaman saat petugas sedang menjalankan tugas di lapangan. Namun, alih-alih membiarkan masalah berlarut-larut, pihak Kodim memilih jalan damai melalui pendekatan kekeluargaan.

 

Dialog Terbuka di Kediaman Sudrajat

Pada Senin (26/1/2026), Dandim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, menunjukkan itikad baiknya dengan berkunjung langsung ke rumah Sudrajat, pedagang es yang bersangkutan. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Desa Rawa Panjang, Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

 

Dalam dialog yang terbuka dan santai tersebut, kedua belah pihak saling berbicara dari hati ke hati. Hasilnya, kesalahpahaman yang terjadi berhasil diluruskan sepenuhnya. Kolonel Ahmad Alam Budiman menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan rakyat adalah prioritas utama.

 

“Tidak ada niat sedikit pun untuk merugikan warga. Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat. Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kami bersyukur, semuanya dapat berjalan dengan baik,” ujar Dandim.

 

Komitmen dan Evaluasi ke Depan

Dandim juga memastikan bahwa TNI AD akan selalu mengedepankan sikap persuasif dan komunikasi yang santun saat bertugas di lapangan. Kejadian ini menjadi momentum bagi institusi untuk terus berbenah.

 

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Kodim akan melakukan evaluasi internal. Fokus ke depannya adalah memperkuat pembinaan personel agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat dan lebih mahir dalam berkomunikasi, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

Di akhir penyampaiannya, Dandim mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Dengan rasa saling pengertian, diharapkan suasana di Jakarta tetap aman, kondusif, dan harmonis bagi semua orang.

 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama