Seragam Tim Indonesia Asian Games 2026 Menyulam Kekuatan Gorga dan Kehormatan Limar



Hanya beberapa pekan menjelang pembukaan 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (19 September - 4 Oktober 2026), Sarinah sebagai kurator desain resmi bersama Mills selaku Official Apparel Partner resmi memperkenalkan rangkaian seragam Tim Indonesia. Kolaborasi ini menghadirkan Ghea Panggabean melalui Ghea Fashion Studio untuk pertama kalinya merancang busana olahraga, menandai 45 tahun dedikasinya merawat wastra Nusantara. Hasilnya bukan sekadar apparel kompetisi, melainkan perpaduan keanggunan tekstil tradisional dengan kebutuhan performa modern yang membawa identitas bangsa ke panggung Asia.

 

Napas utama koleksi ini terangkum dalam frasa “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.” Motif utama yang diangkat adalah Gorga, seni ukir tradisional khas Toba yang selama ini dilambangkan sebagai kekuatan dan perlindungan. Dalam siluet tegas apparel tanding, bentuk Gorga dipertegas sehingga memberi karakter visual yang Tangguh, seolah menyuntikkan keberanian menghadapi tekanan lawan sekaligus keteguhan menjaga keseimbangan mental di arena. Melengkapi Gorga, motif kain Limar dari Sumatera Selatan hadir sebagai simbol kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan. Permainan warna serta gradasi halus pada Limar merefleksikan keberagaman latar belakang para atlet yang menyatu dalam satu kontingen di bawah bendera Merah Putih.

 

Raisha Syarfuan, Direktur Utama Sarinah, menjelaskan posisi strategis kolaborasi ini. "Sebagai retail-based cultural experience center, Sarinah bangga dapat kembali mengkurasi arah visual apparel Tim Indonesia. Kolaborasi bersama Ghea Fashion Studio dan Mills untuk Asian Games 2026 bukan sekadar menghadirkan pakaian olahraga, melainkan sebuah penegasan gaya bahwa warisan budaya Nusantara dapat terus hadir dan berdaya saing di panggung global. Kami berharap nilai-nilai Gorga dan Limar yang terpatri pada seragam ini menjadi energi tambahan bagi kontingen Indonesia dalam setiap langkahnya."

 

Bagi Ghea Panggabean sendiri, proyek ini merupakan penjelajahan baru yang penuh makna. "Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan. Bersama-sama, keduanya menjadi nyawa utama yang mewujudkan semangat para atlet Tim Indonesia di arena. Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara."

 

Mills kemudian menerjemahkan konsep visual tersebut ke dalam rangkaian apparel yang memenuhi tuntutan teknis kompetisi. Tjia Kong Hou, CEO Mills, menekankan keseimbangan antara estetika dan fungsi. “Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet, sehingga mereka dapat tampil dengan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan Tim Indonesia dan mendukung para atlet dalam memberikan kemampuan terbaiknya.”

 

Dukungan penuh juga datang dari jajaran pimpinan kontingen. Todotua Pasaribu, Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026, menegaskan pentingnya rasa kebanggaan yang dibawa seragam ini. "Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih. Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding. Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026."

 



Sementara itu, Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), memandang apparel ini sebagai medium identitas yang lebih luas. “Apparel Tim Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa. Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills menghadirkan kekayaan wastra Nusantara dalam bentuk yang modern dan relevan dengan kebutuhan atlet. Ini menjadi simbol bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan mampu kita bawa bersama ke panggung dunia.”

 

Ia menambahkan harapan agar setiap kali atlet mengenakan seragam tersebut, mereka turut membawa cerita tentang keberagaman yang menyatu menjadi satu Tim Indonesia. “Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia. Kami berharap seragam ini dapat menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjuangan atlet, ada harapan dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia.”

 

Dengan Asian Games yang semakin dekat, seragam ini menjadi penanda visual sekaligus pengingat bahwa perjalanan Tim Indonesia dibangun dari warisan yang dianyam dengan harapan, dikuatkan oleh semangat yang sama, dan dibawa dalam setiap langkah di tanah Jepang.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama