Evakuasi Warga di Tengah Kepungan Banjir Tapanuli Tengah


Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (2/1/2026), memicu meluapnya Sungai Aek Harse. Kondisi ini membuat puluhan warga dari beberapa desa terisolasi dan terjebak saat berusaha menyeberang menuju lokasi yang lebih aman.

 

Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, tim gabungan yang terdiri dari Babinsa Koramil 03/Pandan, perangkat desa, serta sejumlah relawan bergerak cepat ke lokasi. Dengan peralatan seadanya namun penuh kehati-hatian, petugas membantu satu per satu warga melewati derasnya arus sungai yang terus meningkat.

 

Tercatat ada 46 warga dari Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon yang berhasil dievakuasi. Prioritas utama tim di lapangan adalah memastikan anak-anak, lansia, dan perempuan sampai ke posko pengungsian di wilayah Hutanabolon dengan selamat.

 

"Keselamatan warga adalah yang utama. Mengingat arus sungai yang cukup deras akibat hujan yang tidak kunjung reda, proses evakuasi kami lakukan dengan sangat terpadu dan hati-hati," ujar salah satu petugas di lapangan.



Setelah berhasil dievakuasi, warga diimbau untuk sementara waktu tidak kembali ke rumah atau beraktivitas di kawasan rawan banjir yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Kesadaran untuk tetap berada di hunian sementara sangat diharapkan guna menghindari risiko bencana susulan yang bisa terjadi kapan saja.

 

Mengenai aksi cepat tanggap ini, Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., memberikan penjelasannya. Ia menegaskan bahwa kehadiran petugas di tengah bencana adalah bentuk kepedulian nyata bagi masyarakat.

 

"Keterlibatan kami dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen untuk melindungi dan membantu masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah tersebut," tegas Kolonel Asrul.

 

Kini, seluruh warga yang terdampak telah berada di tempat pengungsian dalam keadaan sehat. Pemerintah setempat dan tim gabungan terus memantau perkembangan cuaca guna memastikan langkah pengamanan selanjutnya.

 



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama