Update Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 114 Korban Ditemukan, 129 Masih Dicari



Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus digencarkan oleh tim SAR gabungan. Hingga Senin (14/9), sebanyak 114 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 108 yang selamat dan 6 yang meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian di tengah kondisi laut yang menantang.

 

Kapal Ro-Ro berukuran 8.540 GT ini berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9) membawa total 243 orang, termasuk awak, penumpang, serta sopir dan kernet yang mengantar 89 unit kendaraan. Dalam perjalanan, kapal menghadapi cuaca buruk. Sekitar pukul 02.00 WITA Minggu (13/9), kapal mengalami kemiringan setelah dihantam ombak di sisi lambung kanan di sekitar perairan Masalembo. Komunikasi terputus, dan sinyal darurat kemudian aktif. Kapal ditemukan dalam kondisi terbalik terapung, memicu respons cepat dari berbagai unsur SAR.

 

Salah satu kapal penyelamat, MV Haida, tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Minggu (13/9) sekitar pukul 18.30 WITA dengan 69 korban yang seluruhnya selamat. Keesokan harinya, Senin (14/9) sekitar pukul 06.10 WITA, MT Mauhau sandar di pelabuhan yang sama membawa 16 korban, 15 selamat dan 1 meninggal dunia.

 

Setibanya di darat, Posko SAR langsung bergerak. Tim medis, petugas pelabuhan, dan relawan memberikan pertolongan pertama serta penanganan lanjutan. Lima rumah sakit rujukan di Banjarmasin telah disiagakan, yakni RS TPT, RS Suaka Insan, RSUD Ansari Saleh, RS Bhayangkara, dan RSUD Ulin, siap menerima korban yang membutuhkan perawatan lebih intensif.

 

Salah satu momen evakuasi penting terjadi ketika KRI Nala-363 mendeteksi dan mendekati lokasi di koordinat 04° 25’ 173” S – 113° 48’ 948” T. Komandan KRI Nala-363 Letkol Laut (P) Moch Ruwahendi menyampaikan bahwa operasi pertolongan dilakukan setelah KRI Nala-363 mendeteksi dan mendekati lokasi evakuasi di koordinat 04° 25’ 173” S – 113° 48’ 948” T. Tim SAR diturunkan menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) guna memindahkan seluruh korban yang sebelumnya sempat diselamatkan oleh KM Cahaya Bahari Jaya. Dari total 22 orang korban selamat yang dievakuasi terdiri 21 laki-laki dan 1 perempuan.

 

Seluruhnya berhasil dievakuasi, 19 orang dilaporkan dalam kondisi sehat, sementara 3 orang lainnya yang mengalami cedera langsung mendapatkan penanganan medis pertama oleh tim kesehatan di atas kapal. Proses berlangsung aman dan terkendali sebelum kapal melanjutkan perjalanan menuju titik disembarkasi untuk penanganan lebih lanjut.

 



Di lokasi kejadian, penyisiran sektor perairan terus dilakukan. Hingga pemantauan terkini, belum ditemukan tanda-tanda atau objek terapung yang berkaitan dengan korban yang masih hilang. Jarak lokasi yang mencapai sekitar 80 mil laut dari Banjarmasin, ditambah arus bawah laut, gelombang tinggi, dan angin kencang, menjadi tantangan utama. Meski demikian, ratusan personel dari berbagai unsur, didukung kapal, helikopter, dan pesawat, tetap bergerak siang-malam.

 

Kementerian Perhubungan menekankan bahwa kapal berlayar tanpa kelebihan muatan berdasarkan data awal, sementara investigasi mendalam oleh KNKT masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti. Keluarga korban terus menunggu kabar di posko-posko yang dibuka di Banjarmasin dan Surabaya. Harapan tetap menyala agar lebih banyak korban ditemukan selamat, di tengah upaya maksimal yang digelar di perairan Laut Jawa yang ganas.

Post a Comment

أحدث أقدم