Memasuki pekan pertama penyelenggaraannya, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 semakin menunjukkan posisinya sebagai pameran otomotif terbesar di Indonesia. Berlangsung pada 31 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, ajang ini tidak hanya menjadi panggung peluncuran kendaraan terbaru dari berbagai merek otomotif dunia, tetapi juga menghadirkan ekosistem industri yang semakin lengkap.
Di balik deretan mobil dan sepeda motor yang menjadi pusat perhatian pengunjung, lebih dari 150 merek dari sektor supporting industries turut mengambil peran penting. Mulai dari produsen suku cadang, pelumas, ban, velg, aksesori kendaraan, perangkat audio, dashcam, produk perawatan kendaraan, hingga penyedia solusi pengisian daya kendaraan listrik (EV charging), seluruhnya hadir untuk memperlihatkan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat rantai industri otomotif nasional.
Keberadaan industri pendukung tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat GIIAS tidak hanya menjadi ajang transaksi kendaraan, tetapi juga pusat inovasi bagi seluruh pelaku industri otomotif dari hulu hingga hilir.
Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, menegaskan bahwa kehadiran para pelaku industri pendukung merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan GIIAS setiap tahunnya.
“Kehadiran merek industri pendukung ini merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan GIIAS di setiap tahunnya, serta menjadi salah satu hal yang paling dicari dan dinanti oleh para pecinta otomotif tanah air yang hadir. Inovasi yang mereka bawakan melengkapi seluruh ekosistem otomotif dan memperkuat perkembangan industri kita,” ujar Anton Kumonty.
Pernyataan tersebut mencerminkan bagaimana pameran otomotif kini telah berkembang menjadi wadah kolaborasi lintas sektor. Seiring meningkatnya tren elektrifikasi kendaraan, digitalisasi fitur otomotif, hingga tingginya minat masyarakat terhadap personalisasi kendaraan, kebutuhan akan produk pendukung juga ikut mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Tahun ini, pengunjung dapat menemukan beragam produk dari berbagai kategori. Pada sektor suku cadang dan komponen otomotif, hadir sejumlah nama besar seperti Astra Otoparts, Bendix, Bosch, GS Astra, Yuasa Battery, Sakura, Flosser, Philips, Hurricane, Gforce, hingga Gotion yang menawarkan berbagai inovasi untuk meningkatkan performa maupun keandalan kendaraan.
Bagi pecinta modifikasi maupun peningkatan performa berkendara, area ban, velg, dan suspensi juga menjadi salah satu destinasi favorit. Berbagai merek ternama seperti GT Radial, Accelera, Forceum, Zeetex, HSR Wheel, Delium, Swallow, Bilstein, Eibach, Tein, Lenso, Rotiform, hingga Work menghadirkan produk terbaru yang menyasar kebutuhan kendaraan harian maupun kendaraan performa tinggi.
Di sisi lain, tren perlindungan kendaraan juga semakin mendapat perhatian. Hal tersebut terlihat dari kehadiran berbagai merek kaca film premium serta paint protection film (PPF) seperti V-Kool, Solargard, LuMar, Huper Optik, Ice-µ, CPF1, Perfection, System X, BOP PPF, Duratect PPF, dan Diton Premium yang menawarkan solusi untuk menjaga tampilan kendaraan tetap optimal sekaligus memberikan perlindungan terhadap cat dan interior.
Teknologi kendaraan modern juga menjadi salah satu daya tarik dalam penyelenggaraan GIIAS tahun ini. Beragam perangkat audio, dashcam, hingga aksesori pintar dipamerkan oleh Nakamichi, Venom, Asuka, Mirai, BlackVue, 70mai, Otoproject, Trapo, Comfort Carpet, Alpinestars, Nolan, Shoei, dan KYT. Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa pengalaman berkendara kini tidak hanya berfokus pada performa kendaraan, tetapi juga kenyamanan, keamanan, dan konektivitas.
Sementara itu, sektor pelumas dan perawatan kendaraan menghadirkan berbagai solusi untuk menjaga performa mesin tetap optimal. Pertamina melalui Pertamax Turbo, Enduro, dan Fastron kembali hadir bersama sejumlah merek global seperti STP, Prestone, Turtle Wax, Meguiar's, WD-40, Tekiro, Rexco, Ryu, Vici, serta Dextone yang menawarkan beragam produk perawatan kendaraan bagi konsumen maupun pelaku industri.
Ekosistem otomotif di GIIAS 2026 juga semakin lengkap berkat dukungan berbagai perusahaan pembiayaan, asuransi, layanan digital, hingga penyedia infrastruktur kendaraan listrik. Pengunjung dapat memperoleh berbagai penawaran menarik dari ACC, Toyota Astra Finance (TAF), FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, Bank Saqu, OLXmobbi, PLN Mobile, Dharma Connect, serta Delta Charger yang mendukung kemudahan kepemilikan dan penggunaan kendaraan, termasuk kendaraan listrik.
Tak hanya itu, penyelenggaraan GIIAS 2026 kembali mendapat dukungan dari berbagai sponsor utama. Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance kembali dipercaya sebagai Platinum Financial Partner untuk kedelapan kalinya. Sementara itu, Pertamina hadir sebagai Energized by Pertamina, PLN Mobile sebagai EV Ecosystem Powered by PLN Mobile, dan OLXmobbi sebagai Official Trade-in Partner. Dukungan juga datang dari Protera, JKind, GT Radial, Astra Honda Motor, Astra Otoparts, Superchallenge, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Kahf, % ARABICA, Gojek, hingga Berkah Event.
Usai penyelenggaraan di BSD City, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke sejumlah kota besar di Indonesia. GIIAS Surabaya dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, disusul GIIAS Bandung pada 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom. Selanjutnya, GIIAS Semarang akan digelar pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, sebelum rangkaian tahun ini ditutup melalui GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
GAIKINDO juga memastikan ekspansi penyelenggaraan pameran akan terus berlanjut. Sebagai bagian dari pengembangan jangkauan pameran otomotif nasional, GIIAS Bali dijadwalkan melakukan debut pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur. Kehadiran kota baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap perkembangan industri otomotif sekaligus memperkuat posisi GIIAS sebagai pameran otomotif berskala internasional dengan cakupan yang semakin luas di Indonesia.

Posting Komentar