H.Samsurijal Mokoagow Dilantik sebagai Ketua Harian Pengprov PORDASI Berkuda Memanah DKI Jakarta: Langkah Besar Menuju Prestasi Olahraga Berkuda Memanah di Ibukota


Sebuah momen bersejarah terjadi di Hotel Luwansa, Kuningan, Jakarta. Drs. H. Samsurijal Mokoagow, SH, MH, atau yang akrab disapa Pak Sam, resmi dilantik sebagai Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Nasional PORDASI Berkuda Memanah DKI Jakarta untuk periode 2026-2030. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PORDASI Berkuda Memanah, Triwatty Marciano.

Acara pelantikan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam pengembangan cabang olahraga unik yang menggabungkan keterampilan berkuda dan memanah, dikenal sebagai Horseback Archery. Dengan latar belakang sebagai purnawirawan perwira Polri yang berpengalaman di bidang reserse, serta jejaring luas yang dimilikinya, Samsurijal diharapkan mampu membawa olahraga ini ke level yang lebih tinggi di wilayah DKI Jakarta.

Olahraga Berkuda Memanah sendiri merupakan cabang prestasi mandiri yang berada di bawah naungan KONI Pusat. Cabang ini lahir dari transformasi organisasi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) pada akhir 2024, di mana fokus khusus diberikan pada disiplin berkuda memanah secara profesional dan terpisah dari cabang berkuda lainnya. Tujuan utamanya adalah membina atlet berprestasi, menyelenggarakan kompetisi resmi tingkat nasional, menyusun standar pembinaan yang terstruktur, serta mempersatukan komunitas pencinta olahraga ini di seluruh Indonesia.


Sejak transformasi tersebut, organisasi ini telah menunjukkan perkembangan pesat. Federasi Nasional PORDASI Berkuda Memanah telah diterima sebagai anggota Asian Horseback Archery Federation (AHAF), yang membuka pintu bagi partisipasi dalam kejuaraan regional dan internasional. Beberapa event nasional sukses digelar, seperti Kejurnas Horseback Archery Kelud 2025, dan agenda kompetisi terus bertambah, termasuk rencana Kejurnas III pada Juni 2026 di DKI Jakarta dan Jawa Barat, serta Asian Horseback Archery Championship pada Oktober 2026.

Menurut Ketua Umum PP PORDASI Berkuda Memanah, Triwatty Marciano, saat ini sudah ada 16 Pengprov yang aktif di berbagai provinsi. "Ini sudah merupakan modal besar bagi Pengurus Pusat untuk menjalankan pembinaan atlet agar berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujar Triwatty Marciano dalam wawancara dengan media.

Dalam sambutannya pada acara pelantikan, Triwatty menekankan peran krusial pengurus daerah. “Pengurus yang hari ini dilantik diharapkan mampu mengemban amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, dan komitmen tinggi. Tugas kita bukan hanya membina atlet, tetapi juga membangun ekosistem berkuda memanah yang sehat, berkelanjutan, dan berprestasi,” katanya.


Samsurijal sendiri menyampaikan komitmen kuatnya untuk mengembangkan olahraga ini di DKI Jakarta. Ia menargetkan pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penyelenggaraan event kompetitif secara berkelanjutan. “Jabatan ini adalah amanah. Saya akan berupaya menjadikan berkuda memanah di DKI Jakarta semakin berprestasi, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Samsurijal.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga tradisi yang memadukan ketangkasan fisik, disiplin mental, dan nilai-nilai budaya. “Dengan pelantikan pengurus untuk periode 2026–2030 ini, saya cukup optimistis. Kami memiliki tekad dan semangat yang sama agar kiprah PORDASI Berkuda Memanah DKI Jakarta ke depannya membawa kemajuan di antaranya pada pembinaan atlet, peningkatan sarana, standar kompetisi, dan pada akhirnya diharapkan dapat menyemai prestasi di tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya.


Sebagai putra terbaik dari Bolaang Mongondow Raya (BMR), Sulawesi Utara, yang masih memiliki garis keturunan Raja Bolaang Mongondow Loloda Mokoagow, Samsurijal melihat pengangkatan ini sebagai anugerah sekaligus tantangan. “Saya memang putra daerah Sulut asal BMR, bisa dipercaya memimpin olahraga di DKI, ini suatu anugerah dan tantangan. Tapi, Jakarta bukan daerah asing bagi saya, karena saat aktif di Polri, saya lama bertugas di sini,” tuturnya saat dihubungi dari Manado.

Potensi DKI Jakarta sebagai ibu kota sangat besar untuk mengembangkan olahraga ini. Sumber daya manusia yang melimpah, fasilitas yang relatif lebih baik, serta dukungan komunitas urban yang tertarik pada olahraga ekstrem dan tradisional, menjadi modal utama. Ditambah pengalaman Samsurijal di kepolisian dan relasinya yang luas, diharapkan dapat menarik sponsor, mitra, serta bibit atlet muda untuk bergabung.

Susunan pengurus Pengprov PORDASI Berkuda Memanah DKI Jakarta yang dilantik meliputi:

- Ketua: Dr. Alemina Tarigan, SH, MH

- Ketua Harian: Drs. H. Samsurijal Mokoagow, SH, MH

- Sekretaris: Eva Guslina, SH

- Bendahara: H. Mulyadin                            



Pengurus ini diharapkan bekerja sama untuk membangun program pembinaan yang inklusif, mulai dari pelatihan dasar hingga persiapan atlet menghadapi kejuaraan nasional dan internasional. Kehadiran Samsurijal sebagai Ketua Harian juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat BMR, sekaligus inspirasi bagi generasi muda di daerah asalnya untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga.

Dengan kepemimpinan baru ini, olahraga berkuda memanah di DKI Jakarta diproyeksikan akan mengalami lonjakan signifikan. Tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkaya keragaman olahraga di Indonesia, sekaligus melestarikan nilai-nilai ketangguhan dan tradisi melalui kombinasi unik antara kuda dan panah. Masa depan cerah menanti, dan langkah pertama telah diambil dengan mantap.

Post a Comment

أحدث أقدم