Kabar duka menyelimuti Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Sebanyak 23 prajurit terbaik gugur dalam musibah tanah longsor saat menjalani Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Cisarua, Jawa Barat. Sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas jasa mereka kepada negara, TNI AL memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi para prajurit tersebut.
Upacara penganugerahan pangkat ini dipimpin langsung oleh
Pangkormar Letjen TNI Mar Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak,
pada Jumat (30/01). Pangkat mereka dinaikkan satu tingkat lebih tinggi sebagai
simbol penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang diberikan hingga titik
darah penghabisan.
Upaya Evakuasi dan Pencarian
Hingga Jumat (30/01), perjuangan di lapangan masih terus
berlanjut. Tim SAR gabungan bersama prajurit TNI AL bekerja keras di lokasi
kejadian. Dari total korban, 7 jenazah prajurit telah berhasil dievakuasi,
yaitu:
·
Serda Mar Sidiq Hariyanto
·
Serda Mar Rein Pasaike
·
Koptu Mar Edi Haryono
·
Praka Mar Muhammad Kori
·
Praka Mar Andre Nicky Olga Suwita
·
Praka Mar Ari Kurniawan
·
Pratu Mar Febry Bramantio
Sementara itu, proses pencarian terhadap 16 prajurit
lainnya masih dilakukan secara maksimal dengan harapan seluruh korban dapat
segera ditemukan.
Dukungan bagi Keluarga yang Ditinggalkan
Kehilangan ini tentu meninggalkan luka mendalam bagi
keluarga. Oleh karena itu, TNI AL berkomitmen penuh untuk memenuhi hak-hak ahli
waris, mulai dari pemberian santunan, jaminan pendidikan bagi putra-putri
almarhum, hingga pendampingan berkelanjutan untuk memastikan kesejahteraan
keluarga yang ditinggalkan tetap terjaga.
Ungkapan Duka Cita dari Pimpinan
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr.
Muhammad Ali menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas gugurnya para
patriot ini. Beliau menyampaikan:
"Dedikasi dan loyalitas para patriot ini
merupakan wujud nyata pengorbanan tertinggi prajurit Jalasena demi menjaga
keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengabdian mereka akan selalu
terukir dalam sejarah TNI Angkatan Laut."
Pengorbanan para prajurit Marinir ini menjadi pengingat
bagi kita semua akan beratnya tugas menjaga kedaulatan negara. Nama mereka akan
selalu dikenang sebagai teladan pengabdian tanpa batas bagi bangsa dan negara.

Posting Komentar