Dari Jalan Tergenang ke Bengkel Perbaikan, Petugas gunakan towing Evakuasi Mobil Warga Pascabanjir


Sisa-sisa banjir yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu ternyata masih meninggalkan beban bagi warga. Di sepanjang jalanan Kota Kuala Simpang, banyak kendaraan milik masyarakat yang masih teronggok dalam kondisi rusak. Karena tak sanggup dipindahkan sendiri, kendaraan-kendaraan ini akhirnya memenuhi badan jalan, menghambat lalu lintas, dan rawan menjadi sasaran kejahatan.

 

Melihat kondisi tersebut, Polres Aceh Tamiang bergerak cepat untuk membantu. Pada Senin (26/1/2026), personel gabungan dari Satlantas dan Satsamapta, dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan, turun ke lapangan. Mereka membawa mobil derek (towing) untuk mengevakuasi kendaraan-kendaraan yang terhenti di pinggir jalan.

 

Fokus utama aksi ini adalah memindahkan kendaraan roda empat yang ditinggalkan pemiliknya karena rusak terendam banjir. KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, Ipda Indra Maulana, menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi kenyamanan bersama.

 

“Tujuan kegiatan ini untuk menertibkan kendaraan yang berada di badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar dan aman. Selain itu, langkah ini juga sebagai antisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor, khususnya kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi rusak pascabanjir,” jelas Ipda Indra Maulana.

 

Bukan sekadar penertiban lalu lintas, aksi ini adalah bentuk empati Polri terhadap warga yang masih berjuang bangkit sejak bencana banjir melanda pada November 2025 lalu. Petugas tidak hanya memindahkan mobil ke pinggir, tetapi juga mengantarkannya ke bengkel atau rumah pemilik sesuai permintaan.

 

Bantuan ini disambut haru oleh masyarakat. Salah seorang warga yang mobilnya dievakuasi mengaku sangat merasa diringankan bebannya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian yang sudah membantu mengevakuasi mobil saya ke bengkel. Kalau tidak dibantu, kami kesulitan memindahkannya,” ungkapnya penuh syukur.

 

Melalui langkah kecil namun berarti ini, Polres Aceh Tamiang berharap denyut nadi Kota Kuala Simpang kembali normal. Dengan jalanan yang bersih dan aman, masyarakat diharapkan bisa lebih tenang dalam menjalani proses pemulihan pascabencana.

 

Post a Comment

أحدث أقدم