Pantai Kenjeran di Surabaya selalu punya daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin melepas penat. Namun, di balik ketenangannya, alam terkadang menyimpan tantangan yang tak terduga, terutama saat air laut mulai surut.
Kejadian bermula saat
suasana di pesisir Kenjeran tampak seperti hari biasanya. Di tengah keramaian
pengunjung, dua orang anak tanpa sadar bermain hingga ke area pinggiran pantai
yang airnya sedang surut. Tanpa disadari, kaki mereka mulai terbenam ke dalam
lumpur yang sangat tebal. Semakin mereka berusaha bergerak, semakin dalam
mereka terjebak, hingga akhirnya kedua anak tersebut tidak bisa berkutik sama
sekali.
Beruntung, di saat
kepanikan mulai membayangi, kehadiran petugas dari Dit Polairud Polda Jatim di
lokasi membawa secercah harapan. Melihat ada warga yang dalam bahaya, Bharada
Nevan, salah seorang personel yang sedang berjaga, langsung bergegas melakukan
upaya evakuasi. Dengan penuh kehati-hatian, ia menerjang tebalnya lumpur untuk
menjangkau dan membawa kedua anak tersebut kembali ke area yang aman.
Syukurlah, aksi cepat ini
membuahkan hasil. Kedua anak tersebut berhasil diselamatkan tanpa luka sedikit
pun.
Apresiasi pun datang dari
Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, yang merasa bangga
dengan kesigapan anggotanya di lapangan.
“Kami mengapresiasi
langkah cepat dan responsif personel Dit Polairud Polda Jawa Timur yang tidak
hanya melakukan pengamanan dan imbauan keselamatan, tetapi juga sigap menolong
masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri
dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi
pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada saat berwisata. Di akhir
keterangannya, Kombes Pol Erdi juga menitipkan pesan agar para pengunjung
selalu mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di lokasi
pantai.
Hal ini penting agar momen
liburan bersama keluarga tetap berjalan aman, nyaman, dan terhindar dari
hal-hal yang tidak diinginkan.


إرسال تعليق